Inovatif, Kementan Sosialisasikan Teknologi Sistem Arkansas di Banyuasin

Banyuasin- SMK Pertanian Pembangunan Negeri (PPN) Sembawa terus menunjukkan komitmennya dalam mentransformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi mutakhir terbaru, SMK PPN Sembawa menggelar kegiatan Sosialisasi dan Tanam Perdana Teknologi Terapan Pertanian Adaptif dan Modern dengan Budidaya Sistem Arkansas yang dirangkaikan dengan tanam benih menggunakan drone dan drum seeder, Selasa (3/3/2026), di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan metode pertanian yang lebih efisien, hemat air, dan adaptif terhadap perubahan iklim kepada para petani dan generasi muda di wilayah sentra pangan tersebut.

Sistem Arkansas merupakan teknologi manajemen air dan pola tanam yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas lahan secara signifikan. Dengan pengaturan irigasi yang presisi dan penggunaan varietas unggul, sistem ini diharapkan mampu menjawab tantangan degradasi lahan dan fluktuasi cuaca yang sering dihadapi petani lokal.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman senantiasa menekankan bahwa masa depan pangan Indonesia ada di tangan pemanfaatan teknologi dan keterlibatan generasi muda.

“Kita tidak bisa lagi bertani dengan cara lama. Pemanfaatan teknologi terapan seperti sistem Arkansas adalah kunci untuk memastikan ketahanan pangan nasional. Pertanian modern harus presisi, efisien, dan menguntungkan bagi petani,” ujar Mentan Amran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan peran penting institusi pendidikan vokasi pertanian mendiseminasikan teknologi ini.

“Pendidikan vokasi harus menjadi lokomotif penggerak inovasi di lapangan. Melalui tanam perdana ini, membuktikan bahwa teknologi adaptif bukan sekadar teori, tapi solusi nyata yang bisa langsung diterapkan oleh masyarakat,” ungkap Idha

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BBRMP Sumsel, Noor Roufiq Ahmadi, Kepala BRMP Pasca Panen Suharyanto, selaku Penanggung jawab swasembada pangan Kabupaten Banyuasin, Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Banyuasin Sarip, Kepala SMK PPN Sembawa Budi Santoso, Camat Tanjung Lago Joni Gunawan, serta para penyuluh pertanian, Brigade Pangan dan petani setempat.

Dalam sambutannya, Kepala BBRMP Sumsel , Noor Roufiq Ahmadi menegaskan bahwa penerapan teknologi pertanian modern merupakan langkah strategis dalam mendukung percepatan swasembada pangan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMK PP Negeri Sembawa, Budi Santoso menyampaikan Mengajak anak muda melalui wadah Brigade Pangan agar tidak ragu terjun ke sektor pertanian, brigade pangan bukan sekadar partisipasi, melainkan langkah konkret mendukung swasembada pangan nasional.

“Dengan peralihan dari metode tradisional ke pengguna alat mesin pertanian ( Alsintan) canggih. Alsintan dipandang sebagai kunci utama untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan secara cepat,” ungkap Budi

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Banyuasin, Sarip secara resmi membuka kegiatan dan menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam peningkatan produksi padi.

Kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif guna memperkuat sinergi dan solusi nyata di lapangan. Acara dilanjutkan dengan sosialisasi serta demonstrasi tanam benih menggunakan drone dan drum seeder.

Demonstrasi ini menjadi wujud nyata penerapan teknologi adaptif dan efisien pada lahan rawa, dengan harapan mampu meningkatkan efisiensi waktu tanam dan produktivitas padi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *