Banyuasin – Sebanyak 186 peserta, terdiri atas 174 siswa kelas VII dan 12 guru SMP Islam Terpadu (IT) Al Furqon Palembang, mengikuti kunjungan edukatif agroeduwisata di SMK Pertanian Pembangunan (PP) Negeri Sembawa, Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal dunia pertanian, teknologi budidaya, dan peluang di sektor pertanian.
Kunjungan yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) tersebut disambut Tim Humas dan OSIS SMK-PP Negeri Sembawa. Para peserta dibagi menjadi enam kelompok agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara bergiliran dan memperoleh pengalaman belajar langsung.
Kegiatan agroeduwisata dikemas secara interaktif melalui praktik dan pengenalan lingkungan pertanian. Para siswa berkesempatan mengenal budidaya dan perbanyakan tanaman anggrek, melihat aktivitas di kandang ayam, serta mempelajari pembuatan sabun cair dan pupuk organik.
Peserta juga diajak berkeliling kebun menggunakan traktor untuk mengenal lingkungan praktik dan berbagai komoditas yang dikembangkan di SMK-PP Negeri Sembawa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga pengalaman langsung mengenai aktivitas pertanian.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam berbagai kesempatan menegaskan pentingnya membangun regenerasi petani dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sektor pertanian.
“Pertanian adalah sektor strategis yang menentukan masa depan bangsa. Kita harus menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, inovasi, dan semangat untuk memajukan pertanian Indonesia. Mengenalkan pertanian sejak dini merupakan salah satu langkah penting untuk membangun regenerasi petani yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya memperkenalkan pendidikan pertanian secara luas, termasuk kepada peserta didik sejak usia sekolah.
“Pengenalan dunia pertanian kepada generasi muda harus dilakukan melalui pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan aplikatif. Melalui kegiatan agroeduwisata, siswa dapat melihat secara langsung bahwa pertanian merupakan sektor yang modern, inovatif, memiliki nilai ekonomi, serta menawarkan banyak peluang untuk masa depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Muhammad Amin, menyampaikan bahwa satuan pendidikan vokasi pertanian berperan penting dalam memperkenalkan teknologi, inovasi, dan praktik pertanian kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kegiatan kunjungan edukatif seperti ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang efektif. Siswa dapat mengenal proses produksi pertanian, teknologi budidaya, hingga pengolahan hasil pertanian secara langsung,” tuturnya.
Wakil Humas dan Industri, Titin Pransisca, mewakili pimpinan sekolah yang berhalangan hadir karena agenda lain. Ia menyambut hangat kedatangan para siswa dan guru pendamping serta mengapresiasi kunjungan rutin SMP IT Al Furqon untuk mengenal dunia pertanian secara langsung.
“Melalui kunjungan ini, para siswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan baru, menumbuhkan kecintaan terhadap sektor pertanian, serta memahami bahwa dunia pertanian merupakan salah satu penyangga utama pangan di Indonesia,” ungkapnya.
Perwakilan SMP IT Al Furqon, Ustadz Acep, menyampaikan terima kasih atas sambutan SMK-PP Negeri Sembawa yang telah menerima kunjungan mereka untuk kesekian kalinya.
“Alhamdulillah, kami melihat banyak perkembangan luar biasa di SMK Pertanian ini dibandingkan dengan kunjungan sebelumnya. Mudah-mudahan SMK Pertanian terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau para siswa mengikuti kegiatan dengan semangat dan bahagia serta mematuhi arahan pendamping dan OSIS SMK-PP Negeri Sembawa.
Rangkaian kegiatan ditutup di aula. Para peserta juga berkesempatan mengenal dan membeli berbagai produk hasil praktik dan olahan, seperti basreng, minyak serai wangi, minyak kayu putih, serta aneka bubuk jahe dan kunyit.
Melalui kegiatan agroeduwisata ini, SMK-PP Negeri Sembawa berharap dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus promosi pendidikan vokasi pertanian kepada masyarakat. Pengalaman langsung tersebut diharapkan menumbuhkan kepedulian dan minat generasi muda untuk turut mewujudkan pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.













Views Today : 81
Views This Month : 666
Views This Year : 71913
Who's Online : 1
Your IP Address : 52.167.144.187
Leave a Reply